Hello, you either have JavaScript turned off or an old version of Macromedia's Flash Player.Get the latest flash player.

Polling

Koneksi Internet yang anda gunakan ??
 

Cuaca Hari ini



Cuaca : Hujan Sedang
Suhu : 24-32°C
Kelembapan : 69-95%
Sumber : BMG Indonesia

Admin Content Login

Pengguna :
Sandi :
Ingat saya
Kata Sandi hilang?
Reality Show - PHK Bukan Kiamat  
(6 votes)
Image “Masuk Hutan Setelah Di PHK”
Ia adalah Warsidi 55 th, 30 tahun lamanya mengabdikan diri di sebuah pabrik pembuatan minyak orang aring, ternyata tidak lantas mengamankan posisinya sebagai pegawai dari gelombang PHK. Sekitar Agustus 2008 ia yang telah dikaruniai 4 orang anak benar-benar tidak menduga sama sekali bahwa dia termasuk ke dalam 200 orang yang di PHK dari perusahaannya. Padahal 4 bulan sebelumnya istrinya yang juga bekerja di tempat yang sama juga mengalami hal yang sama.
 
Kalut dan kaget yang dirasakan oleh Warsidi saat pertama kali menerima surat dari Manager Personalia yang tak lain adalah surat pemecatannya. Istri dan anaknya pun kalut dan sedih setelah mendengar kabar PHK tersebut. Sedih karena Bapak Warsidi adalah satu-satunya penopang hidup sedangkan keempat anak-anaknya masih bersekolah. Bahkan anak Bapak Warsidi pun terpaksa ada yang putus sekolah karena tidak sanggup membiayai sekolah lagi.

Setelah terkena PHK, Bapak Warsidi mencoba mencari-cari pekerjaan lain namun dikarenakan usia yang sudah tua, banyak perusahaan yang menolaknya. Akhirnya ia pun masuk hutan mencari kayu bakar untuk dijual, penghasilan dari mengumpulkan kayu setiap satu pikul kayu (2 ikat) dihargai Rp 12.000,- itupun tidak setiap hari ia dapatkan.

Padahal ia terlilit hutang pada rentenir yang sewaktu-waktu akan menyita barang-barang di rumahnya karena ia tidak mampu lagi untuk mengangsurnya. Sedangkan istri dari Bapak Warsidi hanya bekerja sebagai buruh cuci serabutan yang berpenghasilan tidak seberapa. Satu keinginan yang selalu terbesit di dalam benak Bapak Warsidi adalah ia dapat bekerja lagi sehingga ia dapat membahagiakan anak dan istrinya. Bagaimanakah nasib Bapak Warsidi dan keluarganya sekarang?

Tayang : Jumat, 16 Januari 2009, pukul 17.00 WIB
Produksi : Triwarsana

Artikel baru sejenis:
Artikel lama sejenis:

Terakhir diperbaharui ( Jumat, 16 Januari 2009 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Back to Top
Versi 2.0 copyright © 2008- PT. Cipta TPI - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++